Sabtu, 17 September 2016

Sop Ikan Gurame


Assalamualaikum wr wb,
Sop Ikan Gurame sebagai menu makan siang kali ini benar2 mendukung cuaca yang dari pagi mendung dan siang yang sedikit cerah. 
Pak Jo tukang sayur tadi pagi nawarin Ikan Gurame yang masih seger, ada sekilo isi 2 ekor katanya. Semula sih cuman mo beli 1 ekor aja, minta difillet untuk bikin gurame asem manis kesukaan anak2. Tapi pas mo dipotong ikannya, kok aku jadi berubah pikiran karena liat ada kemangi, kenapa gak bikin Sop Ikan Gurame aja ya? Akhirnya minta ikannya dipotong jadi 4, batal difillet, dan nambah satu ekor lagi, jadi ada 8 potongan ikan. Kebetulan di rumah masih ada persediaan tomat ijo dan bumbu2 kayaknya lengkap, tinggal beli aer kelapa aja. Bikinnya juga sederhana aja, gak pake ribet.
Bahan:
- 1 kg ikan gurame, potong sedang
- 3 siung bawang putih, rajang tipis2
- 5 buah bawang merah, iris tipis2
- tomat hijau secukupnya
- daun jeruk, hilangkan tulang daunnya
-  sereh, potong2
- daun bawang, potong2
- air kelapa untuk membuat kuah gurih
- air untuk memasak
- garam, gula pasir dan merica
- segenggam daun kemangi

Cara membuat :
- Didihkan air dan air kelapa, masukkan bawang putih, bawang merah, sereh dan daun jeruk, masak hingga bumbu matang. Masukkan ikan, didihkan kembali kuah, tambahkan tomat, daun bawang, garam, gulpas dan merica. Cukupkan rasa sesuai selera. Matikan api kompor, masukkan daun kemangi. Hidangkan selagi panas.
Untuk sambalnya bisa menggunakan potongan cabe rawit yang dicampur kecap asin. Tapi karena lagi males makan yang asin2, aku pake cabe rawit merah yang langsung digerus di mangkok. Duh segernya.......

  


Sabtu, 09 April 2016

Putu Ayu Ketan Hitam

          Assalaamu'alaikum teman2,
          Dah hampir setahun gak ngisi blog, kangen banget nulis2. Sebenernya tetep masak2 dan foto2 tapi males banget mo upload di blog (jangan ditiru ya....... ).
Tadi siang sempetin bebikinan Putu Ayu Ketan Item, keinget masih punya tepung ketan item  seperempat kilo yang waktu itu beli di pasar. Dan mumpung mbak Endah mo ke pasar beli Ikan Gurami utk si bontot yang minta dibikinin Gurami Asem Manis, jadinya sekalian nitip beliin santan, kelapa parut dan daun pandan.
            Sambil nungguin embak pulang dari pasar, browsing resep dulu (padahal dulu dah pernah simpan di daftar tunggu resep yang mo diuji, tapi sekarang gak taulah kemana ilangnya). Seingatku pake resep Putu Ayu Ketan Item-nya Mb Ricke. Ya udah, pas dah ketemu resepnya, lgs persiapan tuk bikin.

Bahan :
250 gr tepung ketan hitam
150 - 200 gr gula pasir (aku pake 160 gr tadi)
3 butir besar telor ayam
200 cc santan rebus (dari 225 cc santan yang direbus dengan selembar daun pandan dan vanili)
Sejumput garam
1 sdt emulsifier (aku pake 1/4 sdt BPDA) 
Sedikit Vanili

Untuk kelapa parutnya:
Aku pake 1/2 kelapa muda yg diparut
Sejumput garam
Vanili bubuk
Aduk sampai tercampur, kukus dengan 1 lb daun pandan. Sisihkan.

Cara:
Panaskan dandang, isikan kelapa di dasar cetakan sambil dipadatkan. Kukus dalam dandang yang airnya dah mendidih.
Kocok telur, gula, garam, emulsifier dan vanili dengan kecepatan tinggi sampai putih dan mengembang. Turunkan kecepatan mixer paling rendah, masukkan tepung ketan hitam, kocok perlahan sampai tercampur, matikan mixer. Tambahkan santan, aduk sampai rata.
Tuang di atas cetakan yang telah berisi kelapa parut hingga hampir penuh.
Kukus selama 10 menit hingga matang.
Lepaskan dari cetakan ketika masih hangat.
Siap dihidangkan.


             Tadi bikin satu resep bisa untuk 29 buah. Lumayan banyak ya? Kuenya enak, empuk menul2. Dan wangi pandannya, hmmmm............... Oya, utk ukuran gula 160 gr tu dah pas menurutku. Tapi kalo suka yang manis, bisa ditambahkan lagi mungkin. Lumayan, karena banyak bisa buat dibagi ke tetangga. Kata si Bontot sih enak banget, sampai makan 3 buah, hahaha.....
                    Sorenya mimta tolong si sulung untuk difotoin, sekalian mo nyoba backdrop baru. Dan....itu hasil foto si Kakak. Keren ya? Good job, Kak...






Jumat, 01 Mei 2015

Pukis Banyumas

Assalamu'alaikum,
Dah ganti tahun tapi baru di bulan ke-5 ngisi blog lagi, bersih2in dari debu dulu ah, lap2 pake serbet, tiup debu2 tebel yang nempel di sana sini, hehehe..... Untung blognya belum sampe karatan ya?

Gimana kabarnya teman2? Semoga semua dalam kondisi yang baik ya...
Yuk kita ngaresep lagi.  Di Tangerang dan mungkin di Jakarta dan sekitarnya juga lagi booming Kue Cubit, si Kakak Avie (anak sulungku) suka banget ma Kue Cubit katanya yang setengah mateng lebih enak (ha, setengah mateng? iya, hehehehe....).
Trus aku sebagai Emak2 kekinian berusaha cari cetakan kue cubit untuk nurutin kesukaan nak mbarep, tapi dah beberapa toko yang didatangin ternyata stocknya lagi kosong, malah ketemunya cetakan pukis. Karena cetakannya bagus, tebel, dan harganya oke makanya dibeli juga (hahaha...dasar emak2 alay, nyarinya apa belinya apa #emoticon tepok jidat). Kalo gak salah harganya Rp115.000,00 plus Rp2.000,00 untuk cukitannya (lucu deh bentuk cukitannya, imut2 kayak yang beli #gubraakkkk). 
Sampe rumah cetakannya langsung dicuci dan dibersihkan dari bekas2 bakaran besinya yang berwarna hitam. Dah tahu kan ya cara ngebersihinnya? Kalo belum tahu ni ada caranya :
1. Panaskan cetakan di atas api, olesi dengan margarin atau minyak
2. Lap dengan serbet atau tisu dapur
3. Ulangi beberapa kali sampai tidak ada bekas hitam di tisunya
4. Cetakan siap digunakan.

Na, sekarang kita bikin pukis yuk. Sebenernya sebelum penasaran ma Kue Cubit dah terlebih dahulu penasaran ma Kue Pukis, soalnya si Dedek sukanya pukis keju yang dibeli di mall2 gitu. Makanya dah lama banget nyari2 resep pukis. Tapi ya gitu deh....karena lupa naruh resepnya dimana, jadi kemaren mulai browsing2 lagi dan ketemu dengan resep pukis banyumasnya mbak Rina di dapurnya Mbak Rina. Link resep aslinya bisa dilihat di situ ya, teman.
Aku bikinnya cuman setengah resep aja dan menyesuaikan dengan persediaan di dapurku, yaitu :
2 butir telur
150 gr gula pasir
250 gr terigu segitiga
1 sdt ragi instan
1 sdt vanili cair
Santan 375 ml (aku buat dari 1 bungkus santan instan kara 65 ml ditambah air sampai 375 ml)
1/4 sdt garam
3 lembar daun jeruk purut
1/4 kaleng susu kental manis
115 gr blueband cake and cookies
Potongan keju Chedar untuk toping pukis

Caranya aku mengikutin langkah2 pembuatan di dapurnya Mbak Rina, yaitu :
1. Rebus santan dengan daun jeruk nipis dan garam sampai mendidih, kemudian diamkan hingga hangat suam-suam kuku. Masukkan susu kental manis.
2-3. Kocok telur dan gula hingga mengembang, kemudian masukkan bahan kering (terigu, ragi, dan vanila bubuk) dan santan hangat ke dalam adonan kocokan telur, secara bergantian. Kocok pelan dengan mikser speed 1.
4. Masukkan blueband cair. Diamkan kurleb 1 jam.
5. Setelah 1 jam adonan akan mengembang.
6 Panaskan cetakan langsung di atas kompor tidak perlu alas. Setelah cukup panas masukkan adonan  hingga 3/4 tinggi cetakan.
7. Setelah setengah matang, masukkan potongan keju. Tutup cetakan dan biarkan hingga matang.

Pas mateng pukisnya langsung diserbu anak2, menul2, rasanya uenak, manisnya pas. Dan ternyata sampai paginya pukisnya masih empuk, gak keras. Sempet buat sangu ke kantor, kata temen2 sih enak. Cucok ni resepnya. Tks ya Mbak Rina.





Minggu, 14 Desember 2014

Picnic Roll, yang gak harus piknik dulu untuk menyantapnya

Assalamu'alaikum wr wb,
Tertarik banget ma resep picnic roll-nya mb Endang just try and taste, apalagi karena entry kisahnya yang seru banget. Jadi inget kalo pernah dikasih oleh-oleh Picnic Roll Prima Rasa Bandung tapi dah lupa rasanya karena baru sekali dan itupun dah lama banget, hehehe..... Karena lupa itu maka kalo ke Prima Rasa gak pernah beli Picnic Roll, paling juga belinya Tiramisu dan Bolu Ketan Item. Trus beberapa hari yll tiba-tiba kemecer liat postingan resep Picnic Roll ini di sini, jadi diniatin deh Sabtu ini beli kulit pastry di TBK deket rumah dan langsung praktek kemaren sore. Ternyata enak banget hasilnya, jadi 3 buah picnic roll, yang 2nya langsung dipanggang kemaren sore, yang satu kubungkus plastik dan kusimpen di freezer. Dari 2 yang kupanggang kemaren sore itu, satu dimakan tadi pagi dan satunya lagi kubawa untuk oleh2 keluarga di Semarang tadi sore. Kata anak2 sih enak, ternyata keponakan di Semarang juga bilang enak. Gak tau juga kenapa makanan ini dinamakan picnic roll, apa karena asalnya dibikin untuk bekal piknik atau gimana, entahlah. Pokoknya picnic roll yang ini bisa disantap kapan saja, gak harus nunggu pas piknik dulu, hihihi.....
Yuk disimak bahan dan cara pembuatannya ala Mb Endang just try and taste untk 3 buah picnic roll ukuran pastry 20 x 20 cm.

Bahan isi:
- 250 gram daging ayam cincang + 200 gram daging sapi cincang (aku hanya menggunakan daging ayam cincang aja kurleb 450 gr karena menyesuaikan dengan stock di kulkas).
- 1 butir telur kocok lepas
- 1 batang daun bawang rajang sehalus mungkin 
- 2 lembar roti tawar, rendam dengan 100 ml susu cair, remas hingga hancur

Bumbu:
- 1 buah bawang bombay, parut kasar atau cincang halus
- 5 siung bawang putih, cincang halus 
- 1 buah cabai merah besar, buang bijinya dan cincang halus
- 1 buah cabai hijau besar, buang bijinya dan cincang halus 
- 1 sendok makan kecap Inggris (Worcestershire sauce)
- 1 sendok makan saus tiram
- 1 sendok teh merica hitam butiran tumbuk kasar
- 1/2 buah pala, parut halus
- 2 sendok teh garam
- 1 1/2 sendok makan gula pasir 

Bahan lainnya:
- 3 lembar puff pastry instan ukuran 20 x 20 cm, biarkan di suhu ruang agar lemas
- 3 buah telur rebus, iris tipis

Olesan:

- 1 butir telur, kocok lepas 


Cara membuat:
Panaskan oven, set disuhu 180'C. Letakkan rak pemanggang di tengah oven. Tata sebuah loyang dan alasi loyang dengan kertas baking, olesi dengan margarin. Sisihkan.

Siapkan mangkuk, masukkan semua bahan isi termasuk bumbunya. Aduk dengan jemari tangan sambil diremas hingga tercampur dengan baik menjadi adonan yang pekat. Cicipi rasanya, bisa dengan menggoreng secuil adonan di minyak panas. Bagi adonan menjadi 3 bagian yang sama banyaknya.  

Letakkan selembar puff pastry instan ukuran 20 x 20 cm di permukaan meja, tidak perlu digilas. Ambil satu bagian adonan dengan menggunakan sendok, letakkan di atas satu sisi permukaan puff pastry, jaga jangan sampai ada adonan yang menyentuh tepi kulit pastry. Bentuk adonan isi memanjang, kemudian tata irisan telur rebus di atasnya.  
Tekuk sisi sebelah puff pastry hingga bagian isi tertutup kulit dengan baik. Rekatkan bagian tepinya dengan ujung jari tangan. Olesi permukaan roll dengan kocokan telur, jaga jangan sampai bagian tepi kulit pastry terkena kocokan telur untuk menjaga kulit mengembang dan membentuk lapisan dengan baik. 

Buat beberapa irisan di permukaan kue dengan pisau tajam sebagai jalan keluar uap panas. Letakkan picnic roll di permukaan loyang yang sudah disiapkan. Lakukan hal yang sama pada 2 lembar puff pastry lainnya dan sisa adonan.

 Panggang selama 35 - 40 menit atau hingga picnic roll tampak kecoklatan permukaannya dan matang. Picnic roll sedap disantap hangat atau dingin. 

 Ayo dicoba, resepnya simple, bahannya mudah didapat dan rasanya uendang bambang gulindang.
 

Kamis, 11 Desember 2014

Brownies Kukus Pisang, simple and yummy

Assalamualaikum wr wb,
Lama tak nengokin blog saking sibuknya malesnya, hehehe. Kali ini mo ngisi blog dulu deh, sebelum 2014 berakhir. 
Brownies ini sangat berkesan bagiku karena ini adalah resep pertama yang pertama kucoba dan langsung berhasil. Kalo gak salah waktu itu bulan Juli, pas bulan puasa, nyobain nyari2 resep simple di internet, akhirnya pilihanku jatuh pada resep Brownies Kukus milik mb Endang Just Try and Taste. Bahan dan cara pembuatannya sederhana tapi pas dicoba setelah maghrib rasanya  hmmmmm sangat luar biasa. Sampai2 suamiku heran, koq bisa sih bikin kue? Hehehe, tks ya mb Endang. Sejak saat itu jadi ngefans banget sama Just Try and Taste, jadi sering nyobain bikin2 resep kue dan Alhamdulillah hasilnya  selalu memuaskan.
Berikut ini resepnya ya, yang dah cocok banget  :

Bahan: 
- 150 gram cokelat masak 
- 125 gram gula pasir 
- 3 sendok makan mentega/margarine suhu ruang
- 2 sendok teh vanilla extract atau 1/2 sendok teh vanili bubuk (jika menggunakan vanili bubuk, ayak bersama tepung terigu)
 
- 300 gram pisang ambon/cavendish/raja , haluskan dengan garpu
- 2 butir telur ayam ukuran besar, kocok lepas
- 100 gram tepung terigu protein sedang
- 1/2 sendok teh baking powder double acting.
 
- 20 gram coklat bubuk bensdrop
- 1/2 sendok teh garam
 
Cara membuat:
1. Siapkan loyang, olesi dengan margarin dan alasi dengan kertas roti yang diolesi margarin.
2. Ayak tepung terigu, coklat bubuk, baking powder dan garam. Sisihkan.
3. Lelehkan coklat masak dengan cara ditim. 
4. Aduk coklat dengan spatula , tambahkan gula pasir, mentega/margarine, dan vanilla ekstrak, aduk hingga semua bahan larut dan menjadi halus.
 5.Tuangkan coklat leleh ke dalam mangkuk yang agak besar, masukkan  pisang yang sudah dihaluskan ke dalamnya, aduk rata. Tambahkan telur kocok, pastikan coklat tidak panas saat menambahkan telur agar telur tidak matang. Aduk hingga adonan halus.
6.Masukkan tepung dalam tiga tahapan, aduk perlahan dengan spatula hingga rata. Tuangkan adonan ke dalam loyang, ratakan permukaannya. Masukkan ke dalam dandang kukusan yang airnya telah mendidih, tutup permukaan dandang dengan kain bersih yang menyerap air, tutup rapat dengan penutup kukusan. 
7. Kukus kue selama 45 - 50 menit atau hingga brownies matang dan tidak lengket saat di tusuk dengan lidi. Keluarkan dari dalam dandang. 
8. Setelah dingin keluarkan dari loyang, poles dengan buttercream atau mentega, taburi keju parut di atasnya. Potong2, sajikan.

Sudah setahun lebih sejak mempraktekkan resep ini untuk pertama kali, sampai sekarang brownies kukus pisang ini selalu menjadi andalan kalo mo makan brownies enak dan pasti jadi.
 

Sabtu, 11 Oktober 2014

Quiche Lorraine

Assalamualaikum,
Sore ini bikin Quiche Lorraine, sejenis pie asin dengan isian bayam, daging asap dan jamur. Dah lama sebenernya pingin cobain resep ini, kalo gak salah dulu banget pernah lihat resepnya di Primarasa.  Kebetulan pas blogwalking ke NCC,  Catatan Nina dan Coba-coba Isna koq lihat lagi resep ini, langsung deh di-bookmark. Tadi pagi disempetin beli bayam dan jamur merang di tukang sayur, sedangkan bahan lain dah siap di rumah.
Bahan dan caranya kuambil dari blognya Mb Isna, karena ini yang pertama kubookmark, hehehe.... Yang mo lihat resepnya mb Isna langsung meluncur ke sini ya. 
Bahan (yang ini versi aku):
Kulit : 
125 gr tepung terigu protein sedang
60 gr mentega
2 sdm air es

Isian :
1 buah bawang bombay dirajang halus
1 genggam bayam dipotong kecil
3 lb daging asap, dipotong kecil
8 buah jamur merang, potong kecil
200 ml susu cair
2 butir telur, dikocok
50 gr keju chedar, diparut
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica
1/4 sdt pala bubuk

Parutan keju mozarela

Cara :
1. Kulit: campur tepung dengan mentega, aduk menggunakan ujung jari hingga adonan membentuk butiran. Tuangkan air es sedikit demi sedikit, aduk hingga adonan bercampur rata. Bulatkan adonan dan simpan dalam kulkas selama 15-30 menit.
2. Tipiskan adonan, cetak dalam loyang pie diameter 18 cm, tusuk2 dengan garpu. Panggang dalam oven dengan suhu 180 derajat selama 10 - 15 menit.
3. Isian : Tumis bawang bombay dengan margarin sampai harum, masukkan daging asap, bayam dan jamur, tuangkan susu.
4. Kocok telur, garam, merica, merica dan pala bubuk, tambahkan keju. Masukkan ke dalam tumisan isian.
5. Siramkan isian ke dalam adonan pie setengah matang, taburi dengan parutan keju mozarela, oven kurleb 30 menit sampai matang.


Tadi pas matang pas terdengar adzan maghrib, hmmmm baunya harum banget. Anak2 dah gak sabar aja nunggu pienya dipotong. Sholat maghrib dulu ya, Nak. Abis sholat langsung pada makan pienya, kata mereka sih enak banget. Memang pie ini paling enak dimakan pas masih anget pake saus sambal, buktinya gak sampe dingin dah abis, hihihi.


Minggu, 21 September 2014

Cuanki

Assalamualaikum,
Ini kali kedua bikin Cuanki, tapi yang pertama bikin dulu dah lama banget sebelum punya blog, jadi belum sempet dipublikasikan di blog. Sebenarnya ini menu semalem, tapi masih banyak sisa untuk dinikmati sarapan tadi pagi. Ternyata enak loh pagi2 sarapan Cuanki, anget, seger dan gak terlalu berat.
Resep aslinya  masih diambil dari blognya Mb Diah Didi di sini, tapi ada  yang kupake jurus kira2, hihihi.....
Bahan :
- 250 gr daging ikan tenggiri dihaluskan (aku beli ikannya 1/2 kg, setelah dialuskan dagingnya  hanya jadi sekitar 250 gr)
- kurleb 6 sdm tepung sagu tani
- 2 bawang putih diparut
- 1/2 sdt merica bubuk
- 1 sdt garam
-  1/4 sdt kaldu bubuk
- 2 putih telur
- 1/2 sdt gulapasir

Cara :
- Campur semua bahan kecuali tepung, uleni (kalo ala aku kumasukkan bahan2nya ke food processor), tambahkan tepung sagu, aduk sampai tercampur rata.
- Bagi adonan menjadi 3 bagian.
- 1 bagian kuisikan ke dalam tahu putih dan kuning  yang dipotong segitiga dan sebagian kubuat somay. Kemudian 1 bagian lagi kumasukkan ke dalam kulit pangsit untuk digoreng.
- Kukus tahu isi dan somay selama 30 menit.
- Goreng pangsit.

Sementara itu buat kuahnya :
- 1 liter kaldu ayam
- bawang putih goreng
- 1 batang seledri diikat
- garam, merica bubuk dan gula pasir secukupnya
- Caysim dipotong2 (aslinya di resep mbak Diah Didi pake selada)
- Bawang goreng untuk taburan. 
- Irisan seledri
- Saus sambal, kecap dan saus tomat (jika suka)

Cara :
- Didihkan kaldu ayam, masukkan seledri.
- Tambahkan bawang putih goreng, garam, merica bubuk dan gula pasir.
- Sesuaikan rasa.

Penyajiannya : masukkan caysim yang sudah dipotong-potong dalam mangkok, tambahkan tahu isi, somay dan pangsit goreng, guyur dengan kuah, taburi bawang goreng dan irisan seledri (jika suka). Lengkapi dengan saus sambal, kecap dan saus tomat. Segerrrrrr.......